" />
browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Selamatkan Lingkungan dengan Biodegradable Plastic (BIO-PLASTIC)

Posted by on 16 July 2010

Sadar atau tidak, penggunaan bahan pelastik secara massal telah menjadi sebuah ancaman besar bagi lingkungan. Sifat pelastik yang sulit terurai merupakan permasalahan utama yang memberikan ancaman kepada kelestarian lingkungan. Penggunaan plastik konvensional dalam waktu dekat akan semakin membahayakan ekologi. Permasalahan ini harus segera diatasi sebelum dampat terburuk menyerang kita.

Salah satu cara yang dapat digunakan untuk maenyelamatkan lingkungan dari bahaya plastik adalah dengan menerapkan plastik ramah lingkungan (bioplastik/plastik biodegradable). Artinya plastik ini dapat diuraikan kembali oleh mikroorganisme secara alami menjadi senyawa yang ramah lingkungan. Bioplastik merupakan jenis plastik atau polimer yang dibuat dari bahan-bahan biotik seperti jagung, singkong ataupun mikroba. Bioplastik yang tersusun atas komponen-komponen alam dan lebih mudah didegradasi oleh bakteri-bakteri pengurai karena senyawa penyusunnya sudah “dikenal” oleh bakteri-bakteri pengurai.

Berbeda dengan plastik konvensional yang sering kita gunakan, yang umumnya terbuat dari minyak bumi, petroleum dan gas alam. Sementara plastik biodegradable terbuat dari material yang dapat diperbaharui, yaitu dari senyawa-senyawa yang terdapat dalam tanaman misalnya selulosa, kolagen, kasein, protein atau lipid yang terdapat dalam hewan. Di samping kelebihannya, bioplastik juga memiliki beberapa kekurangan diantaranya adalah teknologi proses bioplastik lebih mahal dibandingkan biaya produksi plastik konvensional. Bioplastik dinilai kurang memiliki kekuatan dan daya tahan mekanik dibandingkan plastik konvensional. (miti)

Share

4 Responses to Selamatkan Lingkungan dengan Biodegradable Plastic (BIO-PLASTIC)

  1. Kopma IPB

    Kunjungan rutin… ^^

    ummm. Mau berbagi. sayap pernah denger, ada yang bilang kalo buang besi, besok diliat mungkin udah karatan trus habis. Tapi kalo buang plastik, 10 tahun lagi diliat nggak bakalan habis, masih utuh.

    Turut prihatin lah dengan produk-produk sekarang yang banyak sekali pake bahan plastik untuk kemasannya. Dan sayangnya, masyarakat belum sadar juga akan bahayanya. Kalo memang bioplastik sudah bisa diproduksi secara massal, ini tentu sebuah langkah maju untuk menyelamatkan lingkungan.

  2. Kopma IPB

    Kunjungan rutin… ^^

    ummm. Mau berbagi. saya pernah denger, ada yang bilang kalo buang besi, besok diliat mungkin udah karatan trus habis. Tapi kalo buang plastik, 10 tahun lagi diliat nggak bakalan habis, masih utuh.

    Turut prihatin lah dengan produk-produk sekarang yang banyak sekali pake bahan plastik untuk kemasannya. Dan sayangnya, masyarakat belum sadar juga akan bahayanya. Kalo memang bioplastik sudah bisa diproduksi secara massal, ini tentu sebuah langkah maju untuk menyelamatkan lingkungan.

  3. Collins Pt

    Very informative!!

    In recent times, the world is becoming cognizant about the hazardous effects of plastic bags on the environment.
    Also PLA has been used to line the inside of Paper Cups in place of the oil based lining more commonly used, create Plastic ( bioplastics ) Cups, Cutlery, Carrier Bags, Food Packaging and even Nappies.
    Thanks,

  4. doni

    wow..sye tgh buat tesis tntg bioplastik ni jdi kalau boleh saya nk thu tntg kajian dan cara pembuatannya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *