" />
browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Inovasi Pelajar mengenai Penanggulangan Pangan Pasca Bencana Alam

Posted by on 31 January 2011

Bogor, 29 Januari 2011 – Lomba Inovasi Pelajar merupakan salah satu rangkaian acara dari semiloka Gebyar Inovasi Pemuda Indonesia.  Lomba Inovasi Pelajar ini diselenggarakan oleh Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia (MITI) yang bekerjasama dengan Forum for Scientific Studies (Forces) Institut Pertanian Bogor. Melalui lomba ini diharapkan para pelajar Indonesia dapat berinovasi di bidang pertanian lahan, perairan & perikanan, peternakan, pertanian hutan memberikan alternatif solusi penanganan bencana nasional.  Adapun yang menjadi tema besar kegiatan ini adalah “Peran Strategis Inovasi Berbasis Pertanian dalam  menanggulangi, atau memperbaiki kondisi pasca bencana di Indonesia”.  Pada tanggal terakhir pengumpulan naskah didapatkan 50 naskah yang terkumpul, untuk kemudian diseleksi tahap awal oleh juri.  Dari hasil seleksi tersebut didapatkan delapan naskah terbaik, dengan satu peserta mengundurkan diri.  Sehingga, hanya tujuh naskah yang dipresentasikan naskahnya pada tanggal 29 Januari 2011.

Selanjutnya, pada hari Sabtu tanggal 29 Januari dilakukan proses seleksi tahap kedua, masing-masing peserta mempresentasikah naskahnya.  Acara ini dimulai pukul 10.00 dan dilaksanakan di Ruang Sidang Rektorat lantai 6.   Presentasi dimulai oleh peserta dari tim SMA 98 Jakarta, yang mengangkat judul Keong Racun dan Cocor Bebek alternative Obat Murah dan Mudah.  Presentasi selanjutnya sesi pertama menampilkan presentasi lima peserta lomba, selanjutnya dilakukan break untuk istirahat sholat dan makan hingga pukul 12.35. Selanjutnya, presentasi ini diakhiri oleh presentasi dari SMAN 8 Purwerejo dengan judul presentasinya, yaitu Bambu sebagai restorasi hutan.  Pada akhir sesi presentasi ini juri memberikan closing statement untuk memberikan saran dan kritik serta semangat kepada para peserta untuk terus berkarya.

Setelah melalui proses perhitungan nilai maka didapatkan tiga tim terbaik yang mendapatkan predikat juara 1, 2, dan 3.  Adapun juara 1 yaitu SMAN 2 Purwokerto dengan judul karya tulis Pengaplikasian suweg sebagai bahan pangan darurat alternatif pasca bencana, juara 2 yaitu SMAN 6 Bogor dengan judul karya tulis Potensi tanaman kelor (Moringa oleifera) dan daun salam (Syzygium polyanthum) dalam mengatasi penyakit kulit dan diare pasca bencana banjir dan juara 3 yaitu SMAN 8 Purworejo dengan judul karya tulis NUCO (Nucifera ecological) benkyo-tsukue community development industry as ecological and economical rehabilitation of merapi disaster area in muntilan. (SN, 30/01/11)

Share

2 Responses to Inovasi Pelajar mengenai Penanggulangan Pangan Pasca Bencana Alam

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *