" />
browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Seminar Nasional GIPI bersama Menristek RI

Posted by on 31 January 2011

Menristek dan Rektor IPBSEMINAR NASIONAL   | Ahad, 30 Januari 2011

Bogor, 30 Januari 2011 – Acara ini bertempat di Gedung Graha Widya Wisuda IPB, Forum for Scientific Studies (FORCES) dan Masyarakat Ilmuwan dan Teknologi Indonesia (MITI) bersama-sama menyelenggarakan seminar nasional yang merupakan rangkaian dari acara Gebyar Inovasi Pemuda Indonesia (GIPI) yang diselenggarakan tanggal 29-30 Januari 2011. FORCES yang merupakan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) keilmiahan IPB bersama MITI Mahasiswa menyelenggarakan seminar nasional dengan tema ““Inovasi Pemuda untuk Peningkatan Daya Saing Bangsa” menjadi kegiatan terbesar mengawali tahun 2011 ini dengan lebih dari dua ribu peserta dari berbagai wilayah di Indonesia dan berbagai kalangan (baik siswa, mahasiswa, dan umum) turut hadir dalam seminar ini. Acara dibuka oleh Rektor IPB (Prof. Dr. Ir. Herry Suhardiyanto, M.Sc) dengan dihadiri Gubernur Jawa Barat (H. Ahmad Heryawan, Lc) dengan Menteri Negara Riset dan Teknologi (Drs.Suharna Surapranata, M.T) sebagai keynote speaker. Di dalam senimar ini, diumumkan pemenang-pemenang dari berbagai cabang lomba dalam GIPI, yakni MITI Paper Challenge (MPC), MITI Award (MA), dan Lomba Inovasi Pelajar (LIP). Seminar Nasional GIPI menghadirkan pembicara-pembicara hebat dari berbagai kalangan dan terbagi menjadi dua sesi. Sesi pertama menghadirkan Dr. Warsito P. Taruno, M.Eng dengan mengangkat judul “Teknopreneurship: Dari lab ke pasar: pengalaman pengembangan dan komersialisasi electrical capacitance volume tomography (4D ecvt)”, Dr. Arif Satria, SP, M.si. yang tak lain adalah Dekan Fakultas Ekologi Manusia IPB yang juga sebagai penerima penghargaan Anugerah Kekayaan Intelektual Luar Biasa 2009 bidang ilmu pengetahuan dari Mendiknas mengangkat hal mengenai inovasi sebagai sumber perubahan dunia, DR. Kaharuddin Djenod M.Eng. dengan judul materi “Teknoprener: Keyakinan dan Kesabaran”.

Pembicara-pembicara dalam sesi pertama ini menekankan bahwa perkembangan dunia semakin cepat, dunia akan cepat berubah dan tak akan menunggu kita siap. Sehingga, pesan yang sangat esensial dari sesi ini adalah pentingnya inovasi menuju peradaban manusia yang lebih baik. Selain itu, pembicara-pembicara hebat ini mampu menginspirasi peserta yang pada umumnya mahasiswa untuk menyadari arti pentingnya inovasi dalam berbagai bidang dan semakin menyadari peran sebagai agent of change. Berbagai pesan dan cara bagaimana kita merancang pola pikir yang mampu memunculkan inovasi-inovasi baru bagi bangsa Indonesia. Tentunya, peserta semakin termotivasi lagi dengan adanya sesi dua dari seminar nasional ini. Dimana menghadirkan DR. DRH. Hasim Danuri, DEA., yang merupakan Dekan FMIPA-IPB dengan mengangkat hal mengenai pendidikan di luar negeri untuk membangkitkan intelektual, optimisme, dan inovasi calon intelektual agar indonesia lebih maju dan presentasi dari berbagai lembaga beasiswa (Kedutaan Jepang di Indonesia, Program Beasiswa DAAD-Jerman untuk Indonesia) serta presentasi dari Wageningen University . Para peserta banyak mendapatkan informasi mengenai studi di luar negeri. Informasi yang mereka peroleh dapat berupa waktu pendaftaran beasiswa, biaya hidup dan kuliah di luar negeri, serta tips-tips bagaimana menuntut negeri di negeri orang. Dari rangkaian acara GIPI ini; baik dari pameran yang menghadirkan hasil karya inovasi-inovasi dari berbagai kalangan (akademik, wirausaha, lembaga beasiswa, dan keilmuwan) dan Seminar Nasional GIPI ini, diharapkan mampu membuka khasanah ilmu pengetahuan dan memotivasi generasi penerus bangsa untuk selalu berinovasi dalam berbagai bidang, baik dari segi keilmiahan, sosial, dan ekonomi. Mari kita bersama-sama mensinergiskan visi dan misi demi terwujudnya Bangsa Indonesia yang bermartabat dan berilmu pengetahuan tinggi. Go scientist! (RM, 30/01/11)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *