" />
browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Studi Banding FORCES di KM ITB

Posted by on 1 November 2011

Press Release

Studi Banding FORCES di KM ITB

 

Bandung (2/10/2011) – Pagi itu saat udara pagi menembus almamater, Studi Bandingdung yang diadakan oleh UKM FORCES, menyedot antusiasme dan perhatian para forceser. Studi Banding di Bandung (Bandingdung) ini dilaksanakan pada tanggal 2 oktober 2011, diikuti oleh 49 orang. Menahan rasa ngantuk dan meninggalkan selimut hangat para peserta berkumpul jam 3 pagi di depan gedung BNI. Kegiatan ini dimotori oleh departemen HRD dengan Rizal sebagai ketua pelaksana bekerjasama dengan panitia Forces Fair.

 

Pukul 05.30 peserta studibandingdung sampai di masjid Atta’awun setelah itu menunaikan solat subuh, perjalananan di lanjtkan ke ITB. Di ITB Kami disambut dengan sangat meriah, hingga harus ikut arerobik. Sambutan ramah itu memaksa kami yang sudah berpakain rapi tak sungkan mengikuti gerakan aerobik yang “unik” namun menghibur.

 

Acara dilanjutkan dengan presentasi dari BEM KM ITB yang diwakili oleh fariz, Anjar, berikut ringkasan penjelasannyaa. ITB itu tidak ada BEM Fakultas, di Fakultas terdapat himpunan mahasiswa jurusan, untuk unit mahasiswa semua terpusat di BEM KM IPB dalam bentuk kementrian. Setiap himpunan mahasiswa jurusan mempunyai jaket dengan warna-warna tersendiri untuk pelambang eksistensinya. Dari setiap kementrian BEM KM akan ada unit-unit yang ditangani dalam pengapresiasian karya dan minat mahasiswa. Unit Proinov dan Inkubator adalah unit yang mewadahi ide-ide mahasiswa dan inovasi yang diciptakan.

 

Acara besar ITB yang menyedot masa cukup banyak ialah IEC, ITB FAIR. Fungsi penyelenggaraan acara besar ini ialah menjembatani karya, agar bisa dikembangkan, membuat bentuk skema gerak yang terpusat, pelayanan dan gerak, perluasan jaringan, ganesa berkarya yang sifatnya event, sifatnya kolaborasi. Lomba- lomba di IPB yang rutin diselenggarkan ITB diantaranya ialah Material research club, Exploring biology, MFEST green technologi development, Aeron expo (penerbangan), Sembada (sipil bangun desa), Physictfest, Khatulistiwa, Mathematica chalenge, dll. Setelah pemaparan materi dari ITB dilanjutkan dengan pemamaparan profil UKM FORCES yang disampaikan oleh Aldian Farabi selaku direktur FORCES. Sesi diskusi pun berlangsung hangat, diantara hal-hal yang didiskusikan ialah mengenai cara ITB dan IPB menghadapi moment yang bergengsi,yakni PKM. IPB menjadi kampus dengan jumlah mahasiswa yang mengirim dan mendapatkan dana pelaksanaan program yang cukup banyak namun tidak diimbangi dengan tingginya peserta yang lolos PIMNAS. Pengiriman jumlah proposal ITB untuk diajukan sebagai PKM jauh dari IPB namun dalam pendaanaan dan kelolosan PIMNAS ITB lebih seimbang perbandingannya, canda dan tawa menghiasi diskusi ini.

 

Ada pula bahasan mengenai SDM yang banyak direkrut dan cara meng-empowering mereka, cara yang dilakuakn di ITB ialah dengan membuat lingkaran kecil dan menanamkan visi dan mimpi besar. ITB terkenal menjadi kampus yang memilki acara-acara dengan pendanaan besar, salah satu yang sedang digarap ialah ITB Fair (3-5Februari 2012), tema yang diusung berupa “kebangkitan teknologi mahasiswa untuk masyarakat”. Acara ini bersifat edukatif, diantara rangkaian acaranya ialah ganesha expo (pameran kaya yang interaktif karena karya bisa dicoba), terdapat kegiatan dan pameran (culinary, entertainment), pengelolaan sampah dengan penerapan zero waste (pengelolaan sampah).

 

Meskipun baru bertemu tapi mahasiswa yang memiliki kampus dengan nama yang orang sering salah sebut ITB-IPB nampak cair dan hangat, acara selanjtunya setelah diskusi ialah keliling di sekitar kampus ITB. Dalam touring ini sang pemandu perjalanan memperkenallkan beberapa nama bangunan di ITB dan sejarah serta fungsinya, tak lupa juga ada sesi foto bersama. Adzan zuhur menjadi penanda bahwa kunjungan keliling harus segera diselesaikan. Rekan-rekan ITB pun mengajak Kami mengunjungi masjid kampus Salman ITB untuk menunaikan ibadah. Akhirnya kata berpisah pun harus terucap dan saling berdoa semoga dilain kesempatan dapat berjumpa lagi. Terima kasih ITB… FORCES…GO SCIENTIST!!! (ASE)

Share

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *