" />
browser icon
You are using an insecure version of your web browser. Please update your browser!
Using an outdated browser makes your computer unsafe. For a safer, faster, more enjoyable user experience, please update your browser today or try a newer browser.

Sekolah Forces 2

SEKOLAH FORCES 2
“Looking Around and Make a Biggest Changes to Build Indonesian Wonderful Tour”

Pariwisata merupakan salah satu sektor yang dapat diandalkan untuk meningkatkan pendapat negara. Namun terkadang, masih perlu dilakukan berbagai perbaikan, baik dari segi sarana maupun prasarana agar dapat meningkatkan daya tarik suatu daerah wisata. Itulah sebabnya, anggota UKM Forces IPB angkatan 14 turun langsung ke Hutan Penelitian Dramaga pada Minggu, 12 Maret 2017 untuk mengikuti kegiatan bertema “Looking Around and Make a Biggest Changes to Build Indonesian Wonderful Tour”. Kegiatan ini bertujuan membuka wawasan dan pemikiran mengenai potensi daerah wisata dari sudut pandang seorang scientist sehingga permasalahan yang ada pada daerah wisata dapat diselesaikan atau potensinya dapat dikembangkan dengan baik. Adapun output yang diharapkan dari Sekolah Forces 2 ini adalah terciptanya sebuah karya ilmiah populer yang berkaitan dengan pengembangan potensi wisata.

image001

Penyampaian materi oleh pembicara dalam Sekolah Forces 2

Kegiatan ini merupakan salah satu dari serangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan dalam Sekolah Forces (SF) dari Departemen HRD. Dalam kegiatan ini, para anggota UKM Forces IPB mendapatkan pembekalan seputar penulisan karya ilmiah populer, mulai dari pengembangan ide hingga teknik penulisan. Pembicara yang hadir adalah Kepala Subdivisi Riset Departemen Riset dan Edukasi Forces tahun 2013/2014, Tresna Mochamad Muharam. Beliau merupakan mahasiswa IPB angkatan 48 dan menjadi salah satu volunteer Perkumpulan Indonesia Berseru serta pernah mengikuti Konvensi Pemuda di Malaka International Youth Dialogue (MIYD) Malaysia pada tahun 2013.

Peserta SF 2 yang berjumlah lebih kurang 50 orang ini berangkat sejak pukul 09.15 dan kegiatan dimulai pukul 09.50 hingga selesai pada pukul 15.40 WIB. Kegiatan ini dipandu oleh Fathurrozi Zulkarnain (F12) dan Mutiara Hanun (F12). Kegiatan ini diawali dengan senam otak yang dipandu oleh pengurus Departemen HRD dan diikuti oleh seluruh peserta. Selanjutnya, para peserta diberikan kuis mengenai pelaksaaan Sekolah Forces 1. Setelah pemberian kuis, acara dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh pembicara, yang memulai penyampaian materi dengan perkenalan dan beberapa pertanyaan singkat.

Setelah cukup memanaskan suasana berkarya, pembicara menyampaikan karakteristik dan perbedaan mendasar mengenai perbedaan karya ilmiah populer dengan karya ilmiah lainnya. Karya ilmiah populer adalah karya ilmiah yang ditujukan untuk pembaca awam, sehingga disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami dan topik yang dipilih adalah topik yang populer atau dikenal banyak orang. Pada karya ilmiah populer, ide yang dituliskan langsung menuju inti, tidak terkotak-kotak dengan bab atau subbab, serta teknik penyampaian yang lebih menggambarkan dan bukan menuliskan. Teknik yang digunakan pun tidak terlalu berbeda dengan cerpen dan puisi.

Selanjutnya, pembicara menyampaikan tips-tips pembuatan karya ilmiah populer dan diselingi dengan pengalaman yang diperoleh selama mempelajari karya ilmiah populer selama masa perkuliahan. Ada tujuh elemen yang dapat digunakan dalam menilai karya ilmiah yang baik, yaitu informasi, signifikansi, fokus, konteks, wajah, bentuk, dan suara. Pembicara juga berpesan agar menghindari kata sifat yang subjektif dan menggantinya dengan kata-kata yang lebih menggambarkan, serta meningkatkan intensitas dalam menulis agar karya yang dihasilkan lebih sempurna.

Touring di keempat spot di Hutan Penelitian Dramaga

Touring di keempat spot di Hutan Penelitian Dramaga

Di penghujung penjelasan, masing-masing peserta dibuat kelompok dan diminta membuat deskripsi mengenai buah yang telah ditentukan untuk masing-masing kelompok. Setelah itu, hasil diskusi kelompok dikumpulkan dan dikoreksi oleh pembicara, lalu dilanjutkan dengan touring masing-masing kelompok di keempat spot yang ada di Hutan Penelitian Dramaga, yaitu kandang rusa, hutan, warung, dan danau. Dari keempat spot tersebut, setiap kelompok dipandu oleh seorang guide dan diminta mengexplore potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan ketertarikan pengunjung terhadap suatu daerah wisata. Selain itu, ada pula photo challenge yang meningkatkan semangat peserta dalam mengexplore dan berfoto-ria.

Pemenang foto kategori terunik

Pemenang foto kategori terunik

Tidak hanya touring saja, setelah melaksanakan ishoma di musala terdekat, kegiatan kembali dimulai dengan presentasi. Pada sesi ini, setiap kelompok mengemukakan permasalahan yang diperoleh dari masing-masing spot beserta solusi kreatif yang diberikan. Tanggapan dari peserta lain juga menghidupkan suasana sore itu. Saling bertanya dan memberikan tanggapan merupakan langkah yang penting bagi para anggota baru UKM Forces untuk belajar mengemukakan pendapat. Kegiatan Sekolah Forces 2 ditutup dengan pemberian hadiah pada beberapa kategori, yaitu kelompok terdahsyat yang diberikan pada kelompok 1, kelompok terinovatif yang diberikan pada kelompok 5 dan 8, serta kategori foto terunik yang diberikan pada kelompok 2. Kegiatan ini diakhiri dengan doa penutup yang dipandu oleh MC (mar).

Share